Beberapa Projek Fisik Skala Nasional Akan Dibangun di Sumedang

Foto untuk : Beberapa Projek Fisik Skala Nasional Akan Dibangun di Sumedang

SUMEDANG, (PRLM).-Sejumlah projek pembangunan fisik skala nasional akan dibangun di Kab. Sumedang. Projek tersebut, di antaranya reaktivasi dan pembangunan rel kereta api Bandung-Sumedang- Cirebon dan pembangunan ruas Jalan Sukasari-Lembang yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Kab. Sumedang, Kab. Bandung dan Kab. Bandung Barat. Ditambah lagi pembangunan lima waduk besar untuk pengairan pesawahan.

“Tentunya kami sangat bersyukur dan mendukung rencana pembangunan fisik yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat dan provinsi tersebut. Dampak positifnya, pembangunan di Kab. Sumedang akan menggeliat dan berkembang maju. Perekonomian masyarakat akan meningkat dan warga Sumedang pun bisa sejahtera,” tutur Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Sumedang, Eka Setiawan di ruang kerjanya di kantor Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Pemkab Sumedang, Senin (29/12/2014).

Menurut Eka, Pemkab Sumedang sangat diuntungkan dengan rencana pemerintah pusat yang akan mereaktivasi dan membangun rel kereta api jalur Bandung-Sumedang-Cirebon. Selain memudahkan akses transportasi kendaraan dan angkutan barang lintas kabupaten dan kota, juga membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat.

Sebab, pembangunan rel kereta api itu guna mendukung Bandara Kertajati di Majalengka yang ditargetkan rampung 2017, termasuk kawasan industri di Kec. Ujungjaya. Manfaat lainnya, mengurangi beban di ruas jalan nasional, khususnya di Jalan Cadas Pangeran.

“Untuk reaktivasi rel kereta api, dari Bandung sampai Tanjungsari karena ada jalur rel lama. Dari Tanjungsari sampai Majalengka dan Cirebon harus membangun rel baru,” tuturnya.

Begitu pula dengan pembangunan ruas Jalan Sukasari- Lembang yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Kab. Sumedang, Kab. Bandung dan Bandung Barat. Ruas jalan yang akan dibangun provinsi itu, bagian dari program unggulan mantan Bupati Sumedang H. Endang Sukandar (Alm) dan Bupati Sumedang H. Ade Irawan (dulu masih wabup-red).

“Jadi, pembangunan Jalan Sukasari-Lembang itu, cocok dengan program dan kebijakan Kab. Sumedang. Apalagi Presiden Jokowi (Joko Widodo) memprioritaskan penambahan ruas jalan nasional dan provinsi untuk membuka koneksivitas antar wilayah kabupaten dan kota,” ujar Eka.

Lebih jauh ia menyebutkan, di Kab. Sumedang pun sedang dan akan dibangun lima waduk besar untuk pengairan pesawahan, mengatasi banjir, penyediaan air minum serta penghasil listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Kelima waduk besar tersebut, antara lain Waduk Jatigede, Bendung Rengrang di Kec. Paseh, Waduk Cipanas di Buahdua, Waduk Ujungjaya dan Waduk Sadawarna di Kec. Surian perbatasan dengan Subang. Kelima waduk besar itu kecuali Waduk Jatigede, prosesnya hingga kini masih dalam kajian dan penelitian.

“Pembangunan kelima waduk besar di Sumedang itu, sebelumnya sudah menjadi program dari pusat. Tak heran, apabila Menteri Pekerjaan Umum, akan membangun sekitar 49 waduk se-Indonesia, termasuk lima waduk di wilayah Kab. Sumedang. Nah, dari beberapa pembangunan fisik skala nasional tersebut, Pemkab Sumedang akan membantu pembebasan lahannya serta kelancaran pelaksanaan di lapangan,” tutur Eka.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XI, Dony Ahmad Munir sebelumnya mengatakan, hingga kini Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tengah melakukan kajian untuk mereaktivasi dan membangun rel kereta api Bandung-Sumedang-Cirebon. Reaktivasi rel kereta api akan dilakukan dari Bandung sampai Tanjungsari. Sementara dari Tanjungsari sampai Kadipaten, Majalengka, akan dibangun rel baru.

Reaktivasi dan pembangunan rel kereta api itu, bertujuan untuk memudahkan akses transportasi kendaraan dan angkutan barang di jalur Bandung-Cirebon. Selain itu, mengurangi beban Jalan Cadas Pangeran yang permukaan jalannya setiap tahun mengalami penurunan.

“Jika nanti rel kereta api Bandung-Cirebon sudah jadi, angkutan batu bara dari Cirebon ke Bandung bisa diangkut memakai kereta api. Bisa juga melalui jalan tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan),” ujarnya.

Pembangunan ruas Jalan Sukasari-Lembang, kata dia, tak luput dari perhatian Bappenas. Hal itu, selaras dengan program dan kebijakan Presiden Jokowi yang akan membuka koneksivitas antar wilayah kabupaten dan kota dengan membangun sejumlah ruas jalan.

“Guna mengimplementasikan program Pak Presiden Jokowi itu, Bappenas tengah mengkaji pembangunan sejumlah ruas jalan yang menghubungan antar wilayah kabupaten dan kota, salah satunya Jalan Sukasari-Lembang. Manfaatnya dapat memudahkan transportasi angkutan produksi hasil pertanian sekaligus menekan tingginya ongkos angkut hasil panen para petani,” kata Dony

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa
Kabupaten Sumedang
LPSE Kabupaten Sumedang
LPSE Jawa Barat